21:44:59 Tips Mencari Lowongan Kerja |
“Apakah dengan berjalan atau berlari, orang yang mencari pada akhirnya akan menemukan apa yang dicari. Tuhan akan memberi apa yang kau cari. Di mana kau gantungkan cita-cita, di situlah kau akan meraihnya.” Setelah memilih bidang pekerjaan yang sesuai, hal penting berikutnya yang harus dilakukan adalah mencari lowongan kerja yang sesuai dengannya. Bagaimana caranya? Berdasarkan pengalaman selama ini, terdapat cukup banyak tempat yang bisa dijadikan sumber informasi lowongan kerja. Tapi satu hal yang perlu diingat adalah Anda harus terus bergerak dan jangan pernah berhenti mencari. Sekali berhenti, akan sulit bagi Anda untuk memulainya kembali. Ibarat mesin, energi yang dibutuhkan saat mesin sedang bergerak jauh lebih sedikit dibanding ketika mulai dinyalakan. Begitu mesin dimatikan, dibutuhkan energi yang sangat banyak untuk membuatnya hidup kembali. Semakin lama berhenti, akan semakin sulit untuk menyalakannya kembali. Demikian pula dengan mencari kerja. Sekali Anda berhenti, akan sulit bagi Anda untuk memulainya kembali. Anda akan merasa nyaman dengan situasi saat ini. Itu sebabnya, banyak anak-anak muda yang berhenti mencari lowongan kerja akhirnya gagal sama sekali mendapatkan pekerjaan. Karenanya, jika Anda benar-benar ingin memperoleh pekerjaan, kuncinya hanya satu: jangan pernah berhenti mencari. Sampai kapan? Sampai Anda mendapatkan pekerjaan! Kisah Majnun. Ada sebuah cerita kecil tentang Majnun. Majnun adalah salah satu tokoh dalam literatur Persia yang menjadi gila karena kehilangan kekasihnya, Layla. Suatu hari seorang sufi melihat Majnun tengah mengayak tanah di jalanan dan bertanya kepadanya, ”Majnun, apa yang sedang engkau cari?” Sama seperti memancing ikan, mencari kerja juga membutuhkan semangat, ketekunan, kesabaran, dan kegigihan. Selama Anda masih duduk di tepi sungai dan selama mata kail Anda masih terapung di atas air, selalu ada harapan suatu saat nanti akan ada ikan yang terjerat umpan Anda. Tapi manakala mata kail telah diangkat dari dalam air, dan kailnya pun telah tersandar di dinding, apakah mungkin akan ada ikan yang menghampiri Anda? Hal ini mirip dengan mengambil bola hitam di antara sekumpulan bola merah. Selama Anda masih terus mengambili bola-bola tersebut, selalu ada harapan akan memperoleh bola hitam meskipun mungkin beberapa kali salah mengambil bola merah. Oleh karena itu, sekali lagi, hal yang harus selalu diingat pada saat mencari kerja adalah jangan pernah berhenti mencari. Tidak ada yang tahu kapan saat yang ditunggu itu tiba. Tidak ada seorangpun yang mampu menebak di surat lamaran keberapa Anda akan diterima kerja. Anda bisa saja berhenti mencari setelah mengirimkan dua puluh lebih surat lamaran. Padahal boleh jadi pada surat lamaran kedua puluh satulah Anda akan menemukan bidang pekerjaan yang sesuai. Ingat, kesempatan yang terlewatkan sama dengan kesempatan yang hilang. Sedikitnya, ada lima tempat yang dapat dijadikan rujukan untuk memperoleh informasi lowongan kerja, yaitu: Sampai sekarang, saya belum menemukan cara yang lebih efektif dalam mencari informasi lowongan kerja selain melalui surat kabar. Setiap hari, setiap minggu, dan setiap bulan, ratusan informasi lowongan kerja terpampang di berbagai surat kabar. TIPS MENCARI LOWONGAN KERJA DI SURAT KABAR Hal pertama yang harus Anda lihat saat membaca iklan lowongan kerja adalah bidang pekerjaan yang ditawarkan. Lihat, apakah bidang pekerjaannya sesuai dengan minat Anda atau tidak. Jika sesuai, lihat lagi persyaratan yang tercantum di bawahnya. Persyaratan ini meliputi latar belakang pendidikan, keterampilan, usia, dan pengalaman. Bagaimanapun, Anda tidak perlu terlalu terpaku dengan persyaratan yang dicantumkan oleh instansi atau perusahaan. Mereka umumnya sangat fleksibel dalam masalah ini. Persyaratan dicantumkan hanya sebagai gambaran bagi calon pelamar. Jadi, jika Anda mampu memenuhi 70% saja dari persyaratan tersebut sudah cukup bagus. Di bawah itu, Anda harus berpikir dua kali sebelum mengirim berkas lamaran. Jadi, seandainya usia Anda misalkan 28 tahun sedangkan persyaratannya 26 tahun, atau seandainya nilai IPK yang diminta perusahaan adalah 3,00 sedangkan nilai IPK Anda hanya 2,75, atau misalnya disyaratkan mempunyai pengalaman satu tahun sedangkan Anda tidak memiliki pengalaman sama sekali, tidak usah putus asa dulu. Cobalah tetap mengirim berkas lamaran dengan satu syarat: bidang pekerjaan yang dipilih sesuai minat dan kemampuan Anda. Artinya, Anda yakin mampu melakukan pekerjaan tersebut. Bagaimana caranya? Tidak sulit, yaitu: Pertama, jika jumlahnya lebih dari satu, buatlah skala prioritas. Mana di antara kedua atau ketiga informasi lowongan kerja tersebut yang paling sesuai dengan diri Anda dan mana yang tidak. Kemudian urutkan ke bawah. Jika dananya mencukupi, Anda bisa melamar ketiganya sekaligus. Tapi, jika dananya terbatas, pilihlah bidang pekerjaan yang menurut Anda paling ideal, dan jika ada sisa uang baru melamar lowongan kerja yang ada pada prioritas berikutnya. Setiap surat kabar berbeda-beda dalam menyajikan informasi lowongan kerjanya. Ada beberapa surat kabar yang menampilkan informasi lowongan kerja yang lengkap dan komprehensif, ada pula yang hanya ala kadarnya saja. Sampai sekarang saya belum menemukan surat kabar yang informasi lowongan kerjanya lebih lengkap, lebih banyak, dan lebih dapat dipercaya selain Kompas. Hampir semua orang yang saat ini sedang bekerja memperoleh informasi lowongan kerja mereka dari harian ini. Selain jumlah informasi lowongan kerjanya lebih banyak, bidang pekerjaan yang ditampilkan Kompas pun sangat beragam. Pasalnya, hampir semua instansi dan perusahaan menginformasikan lowongan kerjanya di harian ini, khususnya edisi Sabtu dan Minggu. |
|
Views: 350 |
Added by: kanalku
| Rating: 1.0/1 |
| Total comments: 0 | |


