Tips dan Cara Menulis Novel dalam 100 Hari: Hari Kesembilan - 14 August 2009 - Blog - Kanal Penerjemah, Lowongan Penerjemah, Translation Jobs
Thursday, 11-03-2010, 23:24:17
Welcome Guest | RSS

Kanal Penerjemah on Facebook
Calendar
«  August 2009  »
SuMoTuWeThFrSa
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
Entries archive
Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0
Search
Login form
E-mail:
Password:
Situs Penerjemah/Biro Penerjemah Anggota Platinum Kanal Penerjemah
  • H&H Translation

  • Main » 2009 » August » 14 » Tips dan Cara Menulis Novel dalam 100 Hari: Hari Kesembilan
    08:46:36
    Tips dan Cara Menulis Novel dalam 100 Hari: Hari Kesembilan
    Hari ke-9

    Oleh: John Coyne
    www.peacecorpswriters.org

    Jangan takut menulis adegan atau bagian yang tidak mengarah kemanapun. Jangan buang satu adegan atau bagian sekalipun mereka sepertinya tidak mengarah kemana-mana. Ikuti nasihat Joan Didion. Ia menempel adegan tersebut di papan dengan maksud menggunakannya di kemudian hari.

    Pada awal penulisan novelnya, A Book of Common Prayer, Didion mengisahkan, ia menulis adegan Charlotte Douglas pergi ke bandara. Adegannya berisi beberapa halaman prosa yang sangat disukainya, namun ia tidak bisa menemukan tempat untuk menyimpannya [di dalam novelnya]. “Saya terus mengambil adegan ini dan meletakkannya di berbagai tempat berbeda,” tulisnya, “namun adegan ini terus mengganggu narasi; dan selalu salah ditempatkan dimanapun, namun saya bertekad untuk tetap menggunakannya.” Akhirnya ia menemukan satu tempat untuk adegan ini di bagian tengah bukunya.

    “Terkadang Anda bisa mendapatkan solusi dan jalan keluar di pertengahan buku.”

    Bersambung…

    Diterjemahkan dari artikel “How to write a novel in 100 days or less” karya John Coyne.
    www.peacecorpswriters.org

    Views: 148 | Added by: kanalku | Rating: 0.0/0
    Total comments: 0
    Name *:
    Email:
    Code *: