Add Value ….And Start Collecting Your Money Solutions to Common Problems for Freelance Translators
By Denise Boehning Florida, USA www.getscorp.com dboehning@getscorp.com
Working as a freelance translator is often a solitary business and usually our direct contact with clients is limited. Nowadays it is not uncommon to deal with our clients entirely over the internet; never talking to them or meeting them face-to-face.
However, sometimes situations force us to interact with people on a level that may make us rather uncomfortable, such as calling a client about a late payment. In such instances it is important that we know how to deal or talk to our clients without taking a risk of losing them or even worse ruining our reputation. Therefore, it is important to know how to handle certain situations and deal with them diplomatically so both parties hang up the phone satisfied; leaving neither party angry or on the defensive.
When Gabe Bokor asked me to write a translator profile because I could serve as a model for young colleagues, I felt flattered, confused, and a little bit offended for, even at 47, I count myself among the "young colleagues" who could use a little bit of advice from more experienced practitioners. I felt confused because I usually shun the spotlight: the only time a newspaper published a picture of me on the front page, a Nobel laureate was signing one of his books. The caption, alas, did not mention my name.
Like many of our colleagues, I did not dream about becoming a translator when I was a child. As any self-respecting kid of my age and times, I dreamed about becoming an astronaut or a firefighter. Later the forces we name collectively as "life" took me to several fields, every step taking me farther away from space suits and bright red fire engines. I became electrician, darkroom ... Read more »
Jangan takut menulis adegan atau bagian yang tidak mengarah kemanapun. Jangan buang satu adegan atau bagian sekalipun mereka sepertinya tidak mengarah kemana-mana. Ikuti nasihat Joan Didion. Ia menempel adegan tersebut di papan dengan maksud menggunakannya di kemudian hari.
Pada awal penulisan novelnya, A Book of Common Prayer, Didion mengisahkan, ia menulis adegan Charlotte Douglas pergi ke bandara. Adegannya berisi beberapa halaman prosa yang sangat disukainya, namun ia tidak bisa menemukan tempat untuk menyimpannya [di dalam novelnya]. “Saya terus mengambil adegan ini dan meletakkannya di berbagai tempat berbeda,” tulisnya, “namun adegan ini terus mengganggu narasi; dan selalu salah ditempatkan dimanapun, namun saya bertekad untuk tetap menggunakannya.” Akhirnya ia menemukan satu tempat untuk adegan ini di bagian tengah bukunya.
“Terkadang Anda bisa mendapatkan solusi dan jalan keluar di perten... Read more »
Cemara menderai sampai jauh terasa hari akan jadi malam ada beberapa dahan di tingkap merapuh dipukul angin yang terpendam
Aku sekarang orangnya bisa tahan sudah berapa waktu bukan kanak lagi tapi dulu memang ada suatu bahan yang bukan dasar perhitungan kini
Hidup hanya menunda kekalahan tambah terasing dari cinta sekolah rendah dan tahu, ada yang tetap tidak terucapkan sebelum pada akhirnya kita menyerah
1949
SENJA DI PELABUHAN KECIL buat: Sri Ajati
Ini kali tidak ada yang mencari cinta di antara gudang, rumah tua, pada cerita tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut
Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang menyinggung muram, desir hari lari berenang menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.
Peniruan bisa mengarah pada orisinalitas. Lakukan latihan singkat meniru aneka gaya yang berbeda. Cobalah berbagai suara sampai Anda menemukan satu yang paling sesuai. Tirulah karya seorang pakar yang sudah terbukti. Namun ingat satu hal: tulislah berdasarkan pengalaman Anda sendiri. Pengalaman Anda bersifat unik. Sebagaimana yang ditulis John Braine, penulis Room at the Top, “Jika suara Anda akan terdengar di antara ribuan suara lainnya, jika nama Anda akan berarti di antara ribuan nama lainnya, hal itu terjadi semata-mata karena Anda telah menyajikan pengalaman Anda dengan jujur.”
Bersambung…
Diterjemahkan dari artikel “How to write a novel in 100 days or less” karya John Coyne. www.peacecorpswriters.org
Meskipun tidak ada aturan baku tentang ide cerita, saya ingin memberi satu peringatan kepada Anda: berpikirlah kecil. Salah satu kesalahan terbesar kebanyakan calon novelis adalah berpikir besar, berusaha menulis kisah yang luar biasa hebat, karena menganggap besar berarti lebih baik. Hal itu tidak benar. Jaga ide cerita Anda tetap kecil dan fokus.
Pergi ke dalam jiwa kreatif Anda dan cari satu cerita kecil namun memiliki arti nyata bagi Anda. Kita semua bagian dari umat manusia. Jika Anda menulis satu cerita yang memiliki arti besar bagi Anda, maka kemungkinan besar hal itu juga akan memiliki arti mendalam bagi kita semua.
Bersambung…
Diterjemahkan dari artikel “How to write a novel in 100 days or less” karya John Coyne. www.peacecorpswriters.org
Analisa dan pelajari. Ambil satu novel favorit Anda yang bergenre sama dengan yang ingin Anda tulis, dan baca ulang, seolah-olah itu adalah buku panduan cara menjadi seorang miliuner. Lalu baca kembali, bagi buku tersebut ke dalam bagian-bagian. Jabarkan adegan di dalamnya pada selembar kertas lebar, lalu tempelkan di dinding kantor Anda.
Bersambung…
Diterjemahkan dari artikel “How to write a novel in 100 days or less” karya John Coyne. www.peacecorpswriters.org
Tidak menjadi soal buku jenis apa yang akan Anda tulis. Tidak ada aturan baku kecuali cerita Anda harus sangat, sangat menarik. Kisahnya bisa menarik, menyeramkan, menyenangkan, lucu, atau sedih—namun satu hal yang pasti, ceritanya tidak boleh membuat pembaca merasa bosan.
Bersambung…
Diterjemahkan dari artikel “How to write a novel in 100 days or less” karya John Coyne. www.peacecorpswriters.org
Jenis novel apa yang menarik di mata Anda? Apa yang benar-benar membuat Anda tertarik? Apakah cerita mengenai misteri pembunuhan, fiksi ilmiah, horor, roman, atau fiksi secara umum.
Alice Munro dipandang oleh banyak orang sebagai penulis cerita pendek terbaik dalam bahasa Inggris. Bukunya terjual 30.000 eksemplar setiap tahun. Ia adalah seorang penulis yang dikagumi oleh penulis lainnya berkat keterampilan teknis dan kemurnian gaya yang dimilikinya. Ia juga dikenal karena ceritanya yang memiliki struktur yang sangat kompleks. Cerita yang ditulis Alice Munro biasanya akan dimulai pada satu titik yang dipandang oleh kebanyakan penulis lain sebagai bagian akhir, lalu melompat sepuluh tahun kemudian, dan akhirnya kembali lagi ke masa lalu. Namun yang paling menarik dari diri Alice Munro—yang tinggal di sebuah kota kecil di Kanada selatan—adalah ceritanya selalu berkisah tentang orang-orang biasa: rahasia mereka,... Read more »
MEMAHAMI MINAT ANDA Setiap orang, siapapun itu, pasti mempunyai minatnya masing-masing. Minat adalah sekumpulan hal-hal yang Anda sukai. Hal-hal yang Anda merasa nyaman dan senang saat melakukannya. Dalam kaitannya dengan pekerjaan, minat adalah bidang pekerjaan yang Anda sukai baik karena jenis pekerjaannya maupun karakter pekerjaannya.
Menurut Prof. Carl Jung, salah seorang tokoh psikologi modern, kepribadian manusia pada dasarnya terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu golongan ekstrovert dan introvert.
Sebelum memutuskan bidang pekerjaan yang akan dipilih, ada baiknya Anda mempertimbangkan dan menganalisa tipe kepribadian Anda. Apakah Anda termasuk golongan ekstrovert atau introvert? Apakah Anda lebih senang bekerja di lapangan atau di belakang meja? Apakah Anda menyukai bidang pekerjaan yang monoton atau dinamis? Semuanya itu harus dipertimbangkan dengan sungguh-sungguh sebelum memilih karir atau pekerjaan. Pasalnya, banyak orang yang gagal dalam pekerjaannya bu... Read more »